Goresan Pena Ayu

Sederhana, (Mencoba) Mengena dan Bermakna

Oktober 12, 2014

Filed under: Puisi — ayunp @ 1:00 pm

“Tiga perkara yang apabila terdapat dalam diri seseorang maka ia akan merasakan manisnya iman; hendaknya Allah dan RasulNya lebih ia cintai dari selain keduanya; Ia mencintai seseorang, yang mana ia tidak mencintainya kecuali karena Allah; dan ia membenci kembali dalam kekafiran -setelah Allah menyelamatkan darinya- sebagaimana ia membenci untuk disiapkan tempat dari neraka dan dilemparkan ke dalamnya.”
(HR Bukhari)

Alhamdulillah, senang melayanimu, para akhowat sholihah, untuk semakin mencintaiNya…

(Sangga Buana- 17 Zulhijjah 1435 H)

View on Path

 

Ketika Mas Gagah Pergi September 6, 2014

Filed under: Puisi — ayunp @ 3:19 pm

BERANDA RASA HELVY TIANA ROSA

KMGP1Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP)  adalah sebuah cerita remaja yang pertamakali saya tulis dalam bentuk cerpen sebagai tugas mata kuliah Sastra Populer 1992 di Fakultas Sastra UI. Mengapa saya menulis kisah ini?

Jawabnya: karena sebagai anak muda saya ingin sekali membaca cerpen remaja dengan nuansa Islam yang kental, yang pada waktu itu belum ada. Saat itu kalau saya mau baca karya bernuansa Islam maka harus baca karya Hamka, Muhammad Diponegoro, Jamil Suherman, Ahmad Tohari,  atau Fudoli Zaini yang memang lebih ditujukan untuk peminat sastra, bukan remaja.

Cerpen KMGP  dimuat pertamakali September 1993 di Majalah Annida dan terbit sebagai buku bersama kisah-kisah saya yang laintahun 1997 (Penerbit Pustaka Annida) dan langsung terjual 10.000 eksemplar sebelum dicetak sebagai buku. Tahun 2000 buku ini diterbitkan dan cetak ulang berkali-kali oleh Penerbit Asy Syaamil, Bandung.  Cerita KMGP dalam bentuk cerpen saya lanjutkan tahun 1997 di Majalah Annida, dengan kemunculan “Lelaki Tak Bernama” atau yang…

Lihat pos aslinya 12.001 kata lagi

 

Puisi Unik dari Tulisan Bang Imad Maret 20, 2014

Filed under: Puisi — ayunp @ 3:06 pm

$$$

What money will buy:
A bed but not sleep
Books but not brains
Food but not appetite
Finery but not beauty
A house but not a home
Medicine but not health
Luxuries but not culture
Amusements but not happiness
Religion but not salvation

Sajak “Aku” nya Chairil Anwar yang sudah dikoreksi kiranya dapat dipakai untuk melukiskan pribadi Yusuf AS ini sebagai berikut:

AKU
Bila sampai waktuku
‘Kumau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga ‘kau.
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini hamba Allah
Dari gumpalan darah
Merah
Biar peluru menembus kulitku
‘Ku ‘kan terus mengabdi
Mengabdi dan mengabdi
Hanya kepada-Mu
Ilahi Rabbi

 

Ketika Kuat dan Benar Bersatu September 6, 2013

Filed under: Puisi — ayunp @ 2:37 pm
Tags:

Ketika kuat dan benar bersatu

Tak perlu lagi meragu

Tak perlu lagi kelu

Ketika kuat dan benar bersatu

Tak usah lagi merayu

Tak usah lagi menggerutu

 

Ketika kuat dan benar bersatu

Tak akan lagi bisu

Tak akan lagi cemburu

 

Di Bawah Pohon Badr Januari 23, 2013

Filed under: Hikmah,Puisi — ayunp @ 2:44 pm
Tags:

: Rasulullah

Kumengira

Kau rutin

tidur bakda Isya

Setelah

pagi

siang

petang

berpayah-payah

mengurus ummatmu

Baru kutahu

Ada satu waktu

Kau tak tidur!

Ketika Ali tak sengaja

menjumpaimu

di bawah Pohon Badr

Di tengah tasbih padang pasir

Di sela dzikir hewan malam

Di bawah naungan langit bergemintang

Kau shalat

munajat

menangis

merintih

tak berhenti

hingga pagi

Kau biarkan

mujahid  rebah

lepas penat

Kau biarkan

Matamu awas

Terjaga sempurna

Apa sebab?

Ini pertarungan mahaberat

pemisah antara

kebenaran dan kejahilan

Pagipun  datang

Kedua pasukan saling hadang

Kau paling depan menerjang

Sambil berseru pada Rabbmu

Jika  hancur

maka ENGKAU tak lagi disembah

di muka bumi!

 

 

 

 

 

Sahabatku Januari 9, 2013

Filed under: Puisi — ayunp @ 3:06 pm
Tags:

karya: Mei Tyas Cindy, Nurul Indah, Watfa Azizah, Zevana Huwaidah, Sheny Amelia

Sahabatku…

Engkau teman terindah di dalam hidupku

Sahabat

Kita bercanda dan tertawa

Kau buat aku bahagia

Engkau teman terbaik

di dalam hidupku

Sahabatku…

Kita  akan   selalu bersama

dalam suka dan duka

Berbagi dunia

walau badai menghadang

tak akan  kita terluka

Sahabatku…

Jika ada yang melukaiku

engkau perhatian padaku

Di saat kubersedih

Kau datang bawa ceria

Sahabatku…

Jangan pernah kau merasa sendiri

Jangan pernah kau berkecil hati

Aku di sini  menemanimu dan menyayangimu

selamanya…

 

Kasih Sayang Ibu

Filed under: Puisi — ayunp @ 2:46 pm
Tags:

karya: Ramadhan A. S., Daffa, M. Mirza

Ibu aku ingin sekali bertemumu

pada waktu malam yang sangat dingin teringat ibu

aku tumbuh sebagai anak yang berbakti

Akulah anakmu, ibu

pada waktu aku kecil

kau slalu menyayangiku

Pengorbananmu akan slalu kukenang

engkau merawatku dengan penuh kesabaran

aku akan membalas jasamu, ibu…